BUNUH DIRI Isra' Mi'radj PasangIklanGratis Hijriyah vs Masehi Muhammad dan Anemogamy PasangIklanGratis Alam Semesta Terbatas PasangIklanGratis
Tampilkan postingan dengan label Lelucon. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lelucon. Tampilkan semua postingan

Big Match Yesus vs Muhammad seri 4

yesus with muhammad
Big Match Yesus vs Muhammad seri 4 merupakan episode ke-4 setelah sebelumnya kita simak Yesus vs Muhammad, Yesus vs Muhammad episode 2, Yesus vs Muhammad seri 3. Dalam tiga episode sebelumnya telah dikemukakan angan-angan dari berbagai kubu terkait debat tersebut yaitu kubu kristiani, kubu muslim dan yang terakhir angan dan harapan para ateis plus para penganut agama selain kristen dan islam. kini tiba saatnya ketika dua tokoh tersebut bertemu duduk dalam satu forum. Kita akan buktikan akurasi dugaan kubu kristen, islam maupun ateis plus pengikut agama selain kristen islam. Mari kita simak the real Big Match Yesus vs Muhammad seri 4 berikut ini.

Yesus vs Muhammad seri 3

Yesus vs Muhammad 3
Yesus vs Muhammad seri 3 merupakan kelanjutan dua seri sebelumnya ; Yesus vs Muhammad dan Yesus vs Muhammad episode2. Dalam dua seri sebelumnya disajikan angan dan harapan para pendukung soal kemenangan "jagoan" nya masing masing. Yang kristen membayangkan kemenangan Yesus, yang muslim sebaliknya, membayangkan bahwa Muhammad lah yang menang. Sebagaimana dijelaskan di seri pertama, kehebohan forum Yesus vs Muhammad ini bahkan berhasil menarik kalangan diluar Kristen dan islam untuk mendatanginya. Nah pada kesempatan kali ini saatnya kita simak angan dan harapan mereka kaum ateis dan penganut agama diluar kristen dan islam, soal kelangsungan dan hasil akhir "pertandingan akbar" ini, Yesus vs Muhammad seri 3

Yesus vs Muhammad Episode 2

yesus vs Muhammad 2
Yesus berdebat melawan Muhammad dalam episode "umpama" yang kedua. Sebelumnya dalam episode pertama telah dikemukakan angan-angan beberapa Kristiani (umat Kristen) soal "pertarungan" dua tokoh masyhur dengan jumlah pengikut terbanyak di dunia ini.
Dalam episode itu mereka membayangkan nabi Muhammad "percaya" sebagaimana Kristiani "percaya". Sebagian lagi membayangkan nabi Muhammad "terkena" mukjizat Yesus lalu dikalahkan. Seperti itu bayangan mereka. Episode kedua kali ini menampilkan apa yang ada dibenak sebagian kaum muslimin soal "the great battle" ini. Mari kita simak Yesus vs Muhammad episode 2. Berikut ceritanya.

Heboh Pendeta Kristen Kalah Telak versus Santri dan Malu Abis Di Hadapan Jemaat dan Simpatisannya

pendeta kalah
Lazimnya sebuah dialog Islam Kristen diselenggarakan di tempat netral, namun kali ini dialog berlangsung di lingkungan gereja dengan sebagian besar audiens merupakan jemaat binaan sang pendeta. Konon santri -yang sebelumnya secara informal didakwahi sang pendeta- itu bersedia masuk Kristen dengan beberapa syarat diantaranya : sang santri boleh membawa teman-temannya dan prosesi masuk kristennya harus dihadapan jemaat gereja dibawah penjagaan aparat keamanan. Sang pendeta yang tergiur dengan tawaran itu membayangkan betapa hebohnya seorang santri dan kawan kawannya bersedia masuk Kristen. Fenomena ini akan menjadi pukulan telak buat masyarakat muslim di wilayah itu karena selama ini sangat jarang ada santri masuk Kristen, biasanya malah sebaliknya Kristen terpelajar yang masuk Islam. Kehebohan menjadi kenyataan, bukan karena santri dkk masuk Islam tetapi sebaliknya, yang terjadi adalah Heboh Pendeta Kristen Kalah Telak  versus Santri dan Malu Abis Di Hadapan Jemaat dan Simpatisannya. Bagaimana kisahnya?

ICC Den Haag Mengadili Pembunuh Yesus

ICC Den Haag
International Criminal Court (Den Haag) berencana menggelar sidang untuk menelusuri kembali jejak pelanggaran HAM dalam peristiwa pembunuhan Yesus yang terjadi di bukit Golgota pada tahun 33 M, sekaligus mengadili secara in absentia para pembunuh Yesus beserta konspiratornya. Tentu saja ini merupakan hal unik sekaligus berani, karena setelah ribuan tahun berlalu peristiwa berdarah berskala Internasional ini seakan akan di-peti-es-kan, bahkan seolah olah justru di-amin-kan oleh beberapa kelompok orang, yang sangat mendukung terbunuhnya tokoh besar dari Pelestina ini. Bagaimana jalannya pengadilan tersebut? mari kita simak berikut ini

Apa Hukumnya Kentut Sesudah Shalat

Apa Hukumnya Kentut Sesudah Shalat? Demikian judul bahasan kali ini terkait kejadian di sebuah masjid. Saat itu suasana hening menyelimuti masjid tepat pada bagian akhir shalat Isya. Sang imam mengucapkan "Assalaamualaikum wa rahmatullah,..." kemudian menoleh ke kanan, diikuti gema suara makmum berbarengan memecah kesunyian, "Assalaamualaikum wa rahmatullah,..." kemudian salam kedua menyusul menggema memenuhi ruangan masjid. Sejurus kemudian sang imam membalikkan badan, ada yang bersalaman ada juga yang tidak. Di saat itulah tiba tiba dari barisan makmum paling dekat imam terdengar bunyi, "Tuuuuuuuuuuut,...!" melengking mengagetkan hampir semua yang hadir. Beberapa orang tertawa,.. tetapi sang imam tampak tenang dan berkata, "Apa hukumnya kentut sesudah shalat fardhu berjamaah?"
orang orang terperanjat,.. bingung mau menjawab apa,... mau tau kelanjutannya? mari kita simak penjelasan imam kita,....

Yesus = Tuhan Yang Menjelma Jadi Manusia Untuk Menebus Dosa Manusia ?

Yesus Sedang Rapat Penebusan Dosa Manusia
Rapat Rencana Penyelenggaraan Penebusan Dosa. Kira kira seperti itulah judul untuk gambar di atas. Tentu saja ini kritik bukan ledekan. Dialog dalam gambar di atas disandarkan pada filosofi Paulus : Yesus adalah Allah yang "bersedia" menjadi manusia untuk mati di tiang salib demi menebus dosa manusia. Coba perhatikan baik baik dialognya. Banyak orang tak menyangka bahwa filosofi Paulus itu menyesatkan. Tapi dengan menyimak dialog ini setidaknya kita bisa melihat betapa konsep penebusan dosa itu absurd, lucu, aneh, tak masuk akal. Oleh karenanya kita mudah menyimpulkan bahwa penebusan dosa sebagaimana diceritakan dalam bible itu tidak benar. Tidak ada penebusan dosa,.. itu pasti karangan Paulus yang tak pernah diajarkan Yesus. Begitu kira kira. Perlu penjelasan lebih lanjut?

Sholatlah Seperti Imam dan Makmum Lainnya (Joke)

Tentu saja ini sebuah joke fiktif. Adakalanya sebuah joke bisa menjelaskan satu problem dengan lebih jelas, tapi dalam artikel ini setidaknya tujuan joke untuk membuat tertawa atau minimal senyum simpul sudah cukup mengena, meskipun efektifitasnya tetap saja bergantung pada selera humor pembaca dan ketrampilan "tafsir visual" atas sebuah teks. Alkisah seorang mualaf baru pertama kali ikut sholat di masjid sebuah pesantren. Dia bertanya pada Kiyai,....