BUNUH DIRI Isra' Mi'radj PasangIklanGratis Hijriyah vs Masehi Muhammad dan Anemogamy PasangIklanGratis Alam Semesta Terbatas PasangIklanGratis

Kenapa Yesus Tidak Dibunuh Ketika Lahir?


Ada pertanyaan menggelitik mengenai absurditas konsep penebusan dosa. "Jika benar Yesus datang untuk mati demi menebus dosa, kenapa pas lahir tidak langsung dibunuh agar janji Tuhan tentang penebusan dosa lebih cepat digenapi?" Berikut ini penjelasannya

Yesus datang bukan untuk memberi contoh hidup. Yesus datang untuk menebus dosa manusia (Ini dogma Kristen) artinya makin cepat dibunuh makin bagus. Malahan harusnya Tuhan sendirilah yang membunuh Yesus untuk membuktikan janjinya menebus dosa manusia. Tuhan tidak perlu menunggu pilatus. Langsung saja bunuh itu anaknya yang tunggal dihadapan masyarakat dunia, lalu semua orang bersorak," Puji Tuhan yang telah membunuh anaknya yang terkasih demi kecintaannya kepada manusia. Seperti itu kira kira konsekuensi logis dari konsep penebusan dosa dalam bible


Penebusan Dosa adalah konsep karangan Paulus

Hanya ada satu jalan untuk menyelamatkan paradigma yang benar mengenai esensi kedatangan yesus ke dunia ini yaitu dengan membuang konsep penebusan dosa inidari bibel. Sebab kalau kita mau jujur meneliti bible sebenarnya Yesus sendiri tak pernah mengatakan bahwa dia datang untuk mati di kayu salib. Coba kita pikirkan baik baik, kalau benar dia datang untuk mati di kayu salib tentu tak perlu tentara romawi bersusah payah mengepung getsemani. Yesus pasti akan pergi sendiri ke tiang salib dan menyalibkan dirinya sendiri.
Atau setidaknya murid murid Yesus mestinya justru mengambil peran yang signifikan dalam proses penyaliban karena pasti merekalah yang paling tahu tujuan Yesus menebus dosa dengan mati di kayu salib. Misalnya mereka bisa menyiapkan kayu salib kemudian mengantarkan Yesus dan menyalibkannya sambil bersukacita karena telah membantu "Tuhan" atau "Anak Tuhan" dalam melakukan misinya menebus dosa manusia.



logika kal sehat semacam ini seperti tak pernah bisa menghidupkan kembali akal sehat kristiani.

padahal penyempurnaan paradigma alkitab bukan sesuatu yang tabu

beberapa pemikir kristen mulai kritis dan tak lagi mengajarkan konsep absurd itu tetapi memang konsekuensinya mereka harus merubah konsep dasar keimanan kristen

itu yang paling berat.

Related Post / Artikel Terkait:



18 komentar:

  1. Ini manusia yg paling bodoh di dunia,,masih ada yg begini2 hidup di dunia

    BalasHapus
    Balasan
    1. paling bodoh yang menuhankan manusia

      Hapus
    2. betul gan, yang lebih bodoh lagi menuhankan berhala dan paling terbodoh adalah memberhalakan tuhan, membuat tuhan sendiri sesuai kehendak kita untuk pembenaran segala tindak tanduk. benar benar licik dan membodoh bodohi

      Hapus
    3. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

      Hapus
  2. Trinitas dan Penebusan dosa adalah konsep pagnism

    BalasHapus
  3. Patrick Hampton@anda bilang bodoh orang lain padahal belum tentu anda pinter. malah nama anda mirip temennya spongebob. hahaha

    BalasHapus
  4. Mengapa umumnya saudara-saudara Muslim tidak suka bila ada tulisan yang menyelidiki asal-usul kitab suci mereka? Bukankah dengan menyelidiki asal-usul dari pembuatan kitab tersebut akan menambah pengetahuan?

    Hal yang membingungkan, umumnya umat Muslim sangat senang membedah kitab suci umat lain, dan berusaha semaksimal mungkin menemukan kesalahan dari kitab tersebut, tetapi mereka menutup diri untuk mempelajari kitab suci mereka. Sungguh ironis!

    BalasHapus
  5. apakah didunia ini anak manusia mampu menyelamatkan dirinya dari dosa dosanya sendiri tanpa bantuan tuhan?,............,sombong sekkali manusia.....,tanpa bantuan tuhan..sedikitpun kita tidak mampu...

    BalasHapus
  6. Konsep ke tuhan nan itu ngak usah dipersulit gan, yang pasti tuhan itu maha esa (tuhan itu satu) tidak beranak dan diperanakan. Kata lain tuhan itu tidak melahirkan dan tidak juga dilahirkan. Kalau tuhan dilahirkan apa bedanya tuhan sama manusia biasa. Apa lagi kalau tuhan menjelma menjadi manusia..ups berarti ini ngak beda jauh sama film hercules ..si raja dewa zeus menjelma menjadi manusia..terlalu ribet .

    BalasHapus
    Balasan
    1. .selalu memojokkan kaimanan kristen. Jikalau konsep dan pemaham tentang keTuhanan, bukankah tidak ada gunanya agama islam. Bukankah ajaran Yahudi sudah lebih dari cukup untuk itu?. Tapi dengan agama Yahudi pun mereka alergi. Seakan akan mereka saja yg benar. Ribet? Untuk apa ada islam? Ajarannya bersumber dri ajaran Yahudi juga. Selidiki sja sendiri? Katanya kritis.

      Hapus
  7. sebetulnya terjadinya perdebatan, itu baik, asal jangan kecenderungan untuk saling menjatuhkan. tidak berdasarkan akal sehat. karena kita pastinya adalah sama-sama manusia yang punya nasib yang sama (ingin mengetahui jati dirinya)

    BalasHapus
  8. YANG DISALIB ITU JUDAS GOBLOK, NABI ISA AS DISELAMATKAN ALLAH SWT, KARNA MUKA MREKA BERDUA MIRIP. AKIRNYA TENTARA SALAH TANGKAP.
    TRUS NGAPAEN NYEMBAH JUDAS, CONGOK!!!
    YAHUDI BANGSAT!!!
    ILLUMINATI SETAN!!!
    SPONGEBOB SETAN!!!
    WALT DISNEY SETAN!!!
    SEMUA YANG ADA ORG YAHUDI SETAN!!!
    9 SEPTEMBER PERBUATAN YAHUDI, SETAN, NYALAHIN MUSLIM!!!

    BalasHapus
  9. artikel yg perlu dukungan dan share,
    1. Banyak pembaca dr kalangan muslim jd lbh tahu dan makin kuat imannya
    2. Dari kalangan kristen akan ada brmacam2 reaksi intinya akan menambah keimanan mereka tentang Yesus yang benar
    3. tidak perlu menarget mereka masuk Islam, akan tetapi dg masuk Islam keimanan kristen anda akan semakin sempurna

    BalasHapus
    Balasan
    1. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

      Hapus
  10. Jika Yesus disalib untuk menebus dosa seluruh manusia gara2 Kakek Adam dan Nenek Hawa melanggar larangan di dalam Surga, terus kenapa Yesus turunnya telat banget, setelah ribuan tahun dan umat manusia sudah terlanjur beranak pinak, kenapa tidak langsung turun dan minta disalib setelah Adam dan Hawa terusir dari Surga?!?!

    Bukankah syarat agar dosa warisan Adam dan Hawa bisa diampuni adalah meyakini penyaliban Yesus, terus bagaimana dengan Adam dan Hawa serta keturunannya yang hidup ribuan tahun sebelum Yesus disalib, mustahil "mereka" meyakini doktrin penyaliban Yesus, coz kakeknya Yesus juga belum lahir... Jangan lupa, "mereka" yang saya maksud (yaitu keturunan Adam yang lahir dan mati sebelum Yesus disalib), berarti termasuk para nabi kalian juga, Ibrahim, Ishaq, Ya'kub, Sulaiman, Musa, Dawud, dan lain-lain... Apakah "mereka" semuanya masuk neraka dari sebab tidak meyakini penyaliban Yesus, kan gak mungkin meyakini penyaliban, coz Yesusnya belum lahir... Monggo, seluruh Orang Kristen di muka bumi, jawab pertanyaan saya ya...!!!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Suka bertanya? Kenapa juga al quran turunnya telat banget? Kenapa tidak diturunkan bersamaan dengan adam saja? Harus tunggu beribu-ribu tahun?

      Hapus
  11. Taufik hidayat buta tidak bisa mengalahkan pebulutangkis wanita, hal ini penyebabnya krn "buta" mk tdk bisa.
    ada tertulis : manusia berdosa tdk bisa menanggung dosa orang lain, hal ini kendalanya krn "berdosa" mk tdk bisa menanggung. Kata kuncinya "siapakah dr semua manusia setelah adam yg tidak terbuat dr mani yg hina lagi hitam tsb ?" Jk ada mk orang itu halal dan dipastikan bisa menebus dosa kita. Siapakah dia ? Yesus sb dialah bintangnya manusia.

    BalasHapus
  12. APAKAH ANDA MEMILIKI KASIH TERHADAP ALLAH?

    KESAKSIAN YESUS TENTANG DIRINYA
    Yohanes 5:19-47 (TB) Maka Yesus menjawab mereka, kata-Nya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya Anak tidak dapat mengerjakan sesuatu dari diri-Nya sendiri, jikalau tidak Ia melihat Bapa mengerjakannya; sebab apa yang dikerjakan Bapa, itu juga yang dikerjakan Anak.
    Sebab Bapa mengasihi Anak dan Ia menunjukkan kepada-Nya segala sesuatu yang dikerjakan-Nya sendiri, bahkan Ia akan menunjukkan kepada-Nya pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar lagi dari pada pekerjaan-pekerjaan itu, sehingga kamu menjadi heran.
    Sebab sama seperti Bapa membangkitkan orang-orang mati dan menghidupkannya, demikian juga Anak menghidupkan barangsiapa yang dikehendaki-Nya.
    Bapa tidak menghakimi siapa pun, melainkan telah menyerahkan penghakiman itu seluruhnya kepada Anak,
    supaya semua orang menghormati Anak sama seperti mereka menghormati Bapa. Barangsiapa tidak menghormati Anak, ia juga tidak menghormati Bapa, yang mengutus Dia.
    Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa mendengar perkataan-Ku dan percaya kepada Dia yang mengutus Aku, ia mempunyai hidup yang kekal dan tidak turut dihukum, sebab ia sudah pindah dari dalam maut ke dalam hidup.
    Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya saatnya akan tiba dan sudah tiba, bahwa orang-orang mati akan mendengar suara Anak Allah, dan mereka yang mendengarnya, akan hidup.
    Sebab sama seperti Bapa mempunyai hidup dalam diri-Nya sendiri, demikian juga diberikan-Nya Anak mempunyai hidup dalam diri-Nya sendiri.
    Dan Ia telah memberikan kuasa kepada-Nya untuk menghakimi, karena Ia adalah Anak Manusia.
    Janganlah kamu heran akan hal itu, sebab saatnya akan tiba, bahwa semua orang yang di dalam kuburan akan mendengar suara-Nya,
    dan mereka yang telah berbuat baik akan keluar dan bangkit untuk hidup yang kekal, tetapi mereka yang telah berbuat jahat akan bangkit untuk dihukum.
    Aku tidak dapat berbuat apa-apa dari diri-Ku sendiri; Aku menghakimi sesuai dengan apa yang Aku dengar, dan penghakiman-Ku adil, sebab Aku tidak menuruti kehendak-Ku sendiri, melainkan kehendak Dia yang mengutus Aku.
    Kalau Aku bersaksi tentang diri-Ku sendiri, maka kesaksian-Ku itu tidak benar;
    ada yang lain yang bersaksi tentang Aku dan Aku tahu, bahwa kesaksian yang diberikan-Nya tentang Aku adalah benar.
    Kamu telah mengirim utusan kepada Yohanes dan ia telah bersaksi tentang kebenaran;
    tetapi Aku tidak memerlukan kesaksian dari manusia, namun Aku mengatakan hal ini, supaya kamu diselamatkan.
    Ia adalah pelita yang menyala dan yang bercahaya dan kamu hanya mau menikmati seketika saja cahayanya itu.
    Tetapi Aku mempunyai suatu kesaksian yang lebih penting dari pada kesaksian Yohanes, yaitu segala pekerjaan yang diserahkan Bapa kepada-Ku, supaya Aku melaksanakannya. Pekerjaan itu juga yang Kukerjakan sekarang, dan itulah yang memberi kesaksian tentang Aku, bahwa Bapa yang mengutus Aku.
    Bapa yang mengutus Aku, Dialah yang bersaksi tentang Aku. Kamu tidak pernah mendengar suara-Nya, rupa-Nya pun tidak pernah kamu lihat,
    dan firman-Nya tidak menetap di dalam dirimu, sebab kamu tidak percaya kepada Dia yang diutus-Nya.
    Kamu menyelidiki Kitab-kitab Suci, sebab kamu menyangka bahwa oleh-Nya kamu mempunyai hidup yang kekal, tetapi walaupun Kitab-kitab Suci itu memberi kesaksian tentang Aku,
    namun kamu tidak mau datang kepada-Ku untuk memperoleh hidup itu.
    Aku tidak memerlukan hormat dari manusia.
    Tetapi tentang kamu, memang Aku tahu bahwa di dalam hatimu kamu tidak mempunyai kasih akan Allah.
    Aku datang dalam nama Bapa-Ku dan kamu tidak menerima Aku; jikalau orang lain datang atas namanya sendiri, kamu akan menerima dia.
    Bagaimanakah kamu dapat percaya, kamu yang menerima hormat seorang dari yang lain dan yang tidak mencari hormat yang datang dari Allah yang Esa?
    Jangan kamu menyangka, bahwa Aku akan mendakwa kamu di hadapan Bapa; yang mendakwa kamu adalah Musa, yaitu Musa, yang kepadanya kamu menaruh pengharapanmu.
    Sebab jikalau kamu percaya kepada Musa, tentu kamu akan percaya juga kepada-Ku

    BalasHapus

Artikel Ini Bagus (Good) atau Jelek (Bad)? Please Comment here