BUNUH DIRI Isra' Mi'radj PasangIklanGratis Hijriyah vs Masehi Muhammad dan Anemogamy PasangIklanGratis Alam Semesta Terbatas PasangIklanGratis

Mata Elang : Detector Aviasi Super Tajam

elang
Ketika banyak ulama sibuk di "madrasah" bersilat lidah memperdebatkan kekafiran golongan islam diluar kelompoknya masing masing, ternyata beberapa orang yang sangat boleh jadi menurut definisi para ulama masih "kafir", telah bergerak lebih jauh mengimplementasikan perintah retorik Allah, 
"Tidakkah kalian perhatikan "bagaimana bumi diciptakan, bagaimana langit ditinggikan, Dia jadikan burung mengambang diangkasa, tidak ada yang menahannya diangkasa  kecuali Allah?" 

Banyak tanda kekuasaan Allah di alam semesta dan teramat sedikit ulama yang memperhatikannya. Salah satu tanda kecanggihan ciptaan Allah adalah disain optik super canggih yang disematkan Allah pada burung Elang. Berikut penjelasannya




Elang dibekali mata tajam yang memungkinkan mereka mengatur jarak dengan sempurna ketika meyerang mangsa dalam kecepatan tinggi. Mata Elang yang besar mengandung sel penglihatan yang lebih banyak dari burung lain sehingga mampu melihat dengan lebih baik. Satu mata Elang terdiri lebih dari satu juta sel penglihatan. Ketika terbang ribuan meter di udara, elang dapat mengamati permukaan tanah dengan sempurna, seperti pesawat tempur super canggih yang mendeteksi sasaran dari jarak ribuan meter. Seekor elang mampu mendeteksi perubahan warna dedaunan, permukaan air, dan pergerakan seekor anak ayam atau ikan ikan dibawah muka air, dari jarak rata rata ketinggian terbangnya yang mencapai 4,5 kilometer di atas permukaan. Ketajaman mata Elang menjadi bukti kebohongan teori evolusi. Kecanggihan sistem optik yang terdapat pada mata Elang tidak mungkin terbentuk melalui proses panjang evolusi. Tidak ada dan tak kan pernah ada sistem canggih yang tidak diciptakan. Pasti ada Penciptanya yaitu Allah yang menciptakan Jagat Raya beserta isinya termasuk Darwin dan manusia yang tidak meyakini keberadaanNya


Related Post / Artikel Terkait:



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Artikel Ini Bagus (Good) atau Jelek (Bad)? Please Comment here