BUNUH DIRI Isra' Mi'radj PasangIklanGratis Hijriyah vs Masehi Muhammad dan Anemogamy PasangIklanGratis Alam Semesta Terbatas PasangIklanGratis

Kenapa Tuhan Menciptakan Manusia Yang Kelak Harus Disiksa-Nya di Neraka

ateis bertanya zakir naik menjawab
Kenapa Tuhan Menciptakan Manusia Yang Kelak Harus Disiksa-Nya di Neraka?
"Tuhan maha tahu. Dia tahu bahwa kelak pasti ada ciptaannya masuk neraka. Nah sudah tahu akhirnya seperti itu, tapi kenapa penciptaan manusia ini tetap dilanjutkan? Katanya Tuhan maha penyayang, mestinya Dia mengurungkan penciptaan manusia, agar tak ada satupun yang masuk neraka."
Demikian pertanyaan sederhana seorang ateis yang diberikan kepada Dr Zakir Naik dalam sebuah forum umum tanya jawab. Tanya jawab secara live memang sangat mengasyikkan namun tak bisa dipungkiri seringkali jawaban melebar sehingga ada beberapa substansi pertanyaan yang terlewat. Sang penanya, Harris adalah seorang ateis dari Phoenix Arizona USA yang berprofesi sebagai seorang manajer pemasaran. Beberapa rekan saya menanggapi seirus pertanyaan ini dan mulai memberikan penjelasan, namun tak satupun mereka yang mengutip ayat Quran yang secara substansial berkaitan dengan pertanyaan ini. Berikut jawaban Quran atas permasalahan ini

Isyarat Quran yang terlewatkan

Tak banyak yang tahu isyarat Quran bahwa sebenarnya kehendak bebas sudah diberikan oleh Tuhan sejak sebelum manusia ada di dunia. Artinya menjadi manusia bukan merupakan paksaan dari Tuhan, melainkan pilihan kita sendiri. Siapa bilang?

Allah berfirman dalam QS 7 al A'raaf : 172

al a'raaf ayat 172

Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka (seraya berfirman): "Bukankah Aku ini Tuhanmu?" Mereka menjawab: "Betul (Engkau Tuhan kami), kami menjadi saksi." (Kami lakukan yang demikian itu) agar di hari kiamat kamu tidak mengatakan: "Sesungguhnya kami (bani Adam) adalah orang-orang yang lengah terhadap ini (keesaan Tuhan)", 


Allah juga berfirman dalam QS 33 Al Ahzab :72

manusia bodoh karena mau memikul tanggung jawab

Sesungguhnya Kami telah mengemukakan amanat kepada langit, bumi dan gunung-gunung, maka semuanya enggan untuk memikul amanat itu dan mereka khawatir akan mengkhianatinya, dan dipikullah amanat itu oleh manusia. Sesungguhnya manusia itu amat zalim dan amat bodoh, 

Kedua ayat di atas mengisyaratkan pada pembaca Quran bahwa manusia lahir ke dunia sebagai pemikul amanat (Khalifatullah fil Ardli : lihat QS Al Baqarah ayat 30) yang sebelumnya telah bersaksi bahwa Allah adalah Rabb yang menciptakannya dan kelak wajib ditaatinya.

Menjadi Manusia Adalah Pilihan

Jadi lahir ke dunia sebagai manusia merupakan pilihan kita meskipun soal kita lahir dari rahim ibu yang mana kita tak pernah memilihnya. Namun tak satupun manusia diberi kemampuan mengingat peristiwa ketika kita memilih saat itu. Kelak di hari akhir semua ingatan kita dibuka sehingga semuanya jelas dan terbukti bahwa kita manusia dahulu memang benar benar telah memilih menjadi manusia dengan segala konsekuensinya. Di dunia, orang bisa percaya bisa mengingkari ayat quran itu tapi di akhirat semuanya menjadi jelas. Itu sebabnya bagi orang yang menolak berita quran kita disuruh mengatakan demikian,"....ya tunggu saja nanti setelah kita semua dibangkitkan,....mana yang benar.... persangkaan kalian atau ayat Quran"

Orang bisa mengatakan,"Saya tidak ingat bahwa saya pernah memilih jadi manusia?". Jawabannya mudah, "Sekarang ini anda menjadi manusia, itu merupakan bukti nyata bahwa anda dahulu telah memilih, sebab kalau anda tidak memilihnya Tuhan tidak akan memaksa anda menjadi manusia". Peristiwa yang disebutkan quran itu mirip seperti titik percabangan if then dalam sebuah bagan alir logika. Semua yang memilih jadi manusia diminta persaksiannya, sementara yang tidak memilih jadi manusia (kalau ada) tidak diceritakan karena bisa jadi dia menjadi malaikat atau menjadi makhluk lain atau tidak menjadi apa-apa.

Ada gambaran sederhana. Kenapa semua kita manusia dahulu memilih jadi manusia dan dengan sukarela bersaksi bahwa Allah adalah Rabb kita yang pasti akan kita taati? Sejenak kita maksimalkan kejujuran kita. Diantara makhluk Tuhan yang lain saat itu seperti langit bumi gunung danpara malaikat, dimana tak satupun memiliki kehendak bebas kecuali "keterpaksaan tunduk atas perintah Tuhan", kemudian akan diciptakan manusia dilengkapi dengan kehendak bebas sehingga  memungkinkan untuk tunduk patuh kepada Tuhan bukan dengan terpaksa tapi dengan kesadaran penuh, tentu pilihan baru ini menjadi "lebih favorit" (ctt: bahkan malaikatpun konon iri kenapa bukan mereka saja yang jadi manusia). 

Dalam Quran dikisahkan setelah adam dan hawa diciptakan mereka diberi kemudahan yang sangat banyak sembari menyertakan satu larangan sebagai ujian ketaatan. Sejujurnya semua orang dengan mudah mengatakan bahwa yang disediakan Tuhan untuk mereka berdua sudah lebih dari cukup, tanpa harus melanggar larangan yang cuma satu itu. 

Beberapa ateis mengaku bisa mengerti hal itu namun masih sedikit kesulitan ketika dihadapkan pada pertanyaan berikutnya, "Ok lah, anggap hal itu benar terjadi,  tapi bukankah Tuhan tahu bahwa nantinya banyak manusia yang gagal sehingga harus masuk neraka? Jadi mestinya Dia bisa menghentikan agar tak seorangpun yang memilih jadi manusia?"

Apabila Tuhan telah menetapkan sesuatu maka Dia tidak akan merubahnya. Ketetapan Tuhan mirip sebuah algoritma, alur logika dimana di dalamnya terdapat percabangan if then yang sangat kompleks namun tetap memiliki konsistensi yang sempurna tanpa mengandung bugs atau kecacatan. Ketika Tuhan menetapkan penciptaan manusia maka tidak akan Dia membatalkan urusan tersebut. Ketika paradigma ateis menganggap penciptaan ini merupakan bencana bagi manusia sendiri sekaligus merupakan kesia-siaan bagi Tuhan, ternyata Tuhan memberikan penjelasan bahwa tidak benar ini sia sia. Tuhan menciptakan dengan tujuan memuliakan manusia dengan membekalinya kehendak bebas, penglihatan pendengaran dan akal budi, serta semua kelengkapan penunjang yang bakal dibutuhkan manusia selama di dunia agar bisa sukses menjalani pilihannya sendiri, sekaligus bisa membangun kemuliaannya melebihi semua makhluk Tuhan yang lain. Bahkan Tuhan memberikan petunjuk, kiat kiat sukses, peringatan kehati-hatian, melalui malaikat dan para nabi, berupa ayat ayat Tuhan yang dibukukan menjadi Taurat, Zabur, Injil dan Quran.

Asumsikan keputusan penciptaan manusia  merupakan awal sebuah bagan alir, maka Tuhan menyiapkan teramat banyak simpul if then sepanjang perjalanan hidup manusia di dunia yang setiap kali dipilih secara jujur dengan akal budi yang diberikan Tuhan, maka dia dipastikan mengarah pada kondisi kemuliaan dan akhir hidup yang baik yaitu surga.


Kehendak bebas dan kejernihan akal budi merupakan sebuah kemuliaan agung yang diberikan tidak kepada makhluk lain kecuali atas manusia. Pintu pintu sukses dunia sekaligus selamat di akhirat 







Related Post / Artikel Terkait:



10 komentar:

  1. Penjelasan yang bagus banget boss
    ijin share ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. BPK YONO ASAL MEDAN Yang kini menjadi pemilik beberapa Restoran ternama di Palemban mengatakan ”Saya dulu seperti orang gila, bahkan hendak bunuh diri, usaha saya ditipu sahabat karib dan membawa lari semua uang saya. Sayapun harus menanggung hutang supplier dari usaha kontraktor yang dibawa lari teman saya. Kesana kemari minta bantuan gak ada yang nolong. Bahkan saya sudah keliling Indonesia untuk mendapatkan atau mencari pinjaman dan dana gaib, tapi untung di ujung keputus asa’an saya bertemu dgn PAK HJ SUDARSONO yang dikenalkan oleh adik ipar saya, akhirnya bliau menawarkan bantuan Dana Gaib tanpa tumbal/resiko diawal ataupun akhir dan dari golongan putih.setelah persyaratanya dilengkapi dan ritual selesai, MENGEJUTKAN !!!, saya mendapatkan dana gaib sebesar 700jt dihadapan saya. BERMINAT !!! HUB PAK HJ SUDARSONO TLP / 085222836389=KAMI MEMBERIKAN BUKTI/ BUKAN JANJI, DAN MENJAMIN KEBERHASILAN ANDA. KLIK (#PESUGIHAN UANG GAIB#)
      ]

























      BPK YONO ASAL MEDAN Yang kini menjadi pemilik beberapa Restoran ternama di Palemban mengatakan ”Saya dulu seperti orang gila, bahkan hendak bunuh diri, usaha saya ditipu sahabat karib dan membawa lari semua uang saya. Sayapun harus menanggung hutang supplier dari usaha kontraktor yang dibawa lari teman saya. Kesana kemari minta bantuan gak ada yang nolong. Bahkan saya sudah keliling Indonesia untuk mendapatkan atau mencari pinjaman dan dana gaib, tapi untung di ujung keputus asa’an saya bertemu dgn PAK HJ SUDARSONO yang dikenalkan oleh adik ipar saya, akhirnya bliau menawarkan bantuan Dana Gaib tanpa tumbal/resiko diawal ataupun akhir dan dari golongan putih.setelah persyaratanya dilengkapi dan ritual selesai, MENGEJUTKAN !!!, saya mendapatkan dana gaib sebesar 700jt dihadapan saya. BERMINAT !!! HUB PAK HJ SUDARSONO TLP / 085222836389=KAMI MEMBERIKAN BUKTI/ BUKAN JANJI, DAN MENJAMIN KEBERHASILAN ANDA. KLIK (#PESUGIHAN UANG GAIB#)

      Hapus
  2. Yang menciptakan kehendak bebas manusia itu juga Tuhan. Semua Tuhan yg menciptakan.ketika kita ditanya Tuhan sebelum diciptakan ke dunia. Apakah kita sudah tau mana yg baik dan mana yg benar. Kita saja belum pernah belajar. Jadi bila kita memutuskan memilih menjadi manusia ketika kita di tanya Tuhan. Itu sama saja Tuhan bertanya pada kebodohan. Karena yang ditanya belum pernah belajar tentang mana yg baik dan mana yg benar...

    BalasHapus
  3. Yang menciptakan kehendak bebas manusia itu juga Tuhan. Semua Tuhan yg menciptakan.ketika kita ditanya Tuhan sebelum diciptakan ke dunia. Apakah kita sudah tau mana yg baik dan mana yg benar. Kita saja belum pernah belajar. Jadi bila kita memutuskan memilih menjadi manusia ketika kita di tanya Tuhan. Itu sama saja Tuhan bertanya pada kebodohan. Karena yang ditanya belum pernah belajar tentang mana yg baik dan mana yg benar...

    BalasHapus
  4. Ya itu pertanyaan lanjutannya, Seharusnya kita diberi ingatan kondisi ruh kita saat ditanya seperti apa biar lebih bijaksana, kalau seperti itu kita seperti anak SD yg butuh uang yg ditawari akan diberi uang jika mengikuti ujian yg belum kita ketahui ujiannya seperti apa, krn butuh uang ya kita merimanya,setelah menerima ternyata harus ujian perguruan tinggi, jika tidak lulus akan disiksa selama lamanya di neraka, ditambah kita dihilangkan ingatan sehingga tidak ingat kalau kita menginginkan uang itu, kebanyakan manusia tk berharap dan gk berkeinginan masuk surga cuma ingin selamat dari neraka. Yg namanya mengikuti ujian misal ujian masuk perguruan tinggi ya pasti saat ujian ingat alasan ikut ujiaanya dan termotivasi masuk perguruan tinggi...menurutku seharusnya Tuhan memberi ingatan bagaimana kondisi ruh kita saat transaksi agar lebih bijaksana

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wkwwk...hilang ingatan bos. Ya tungguin aj bos sampe ajal menjemput baru tanya sepuasnya ke Allah itu jg kalo ga masuk neraka. Hidup di dunia cm sekejap kata orang...semoga lulus ujiannya bos.

      Hapus
    2. PAY, ga perlu diskusi kalo nanya nya udah mati....

      Hapus
  5. SURAT AL-BAQOROH AYAT 30-33
    وَ إِذْ قَالَ رَبُّكَ لِلْمَلاَئِكَةِ إِنِّيْ جَاعِلٌ فِي الْأَرْضِ خَلِيْفَةً قَالُوْا أَتَجْعَلُ فِيْهَا مَن يُفْسِدُ فِيْهَا وَيَسْفِكُ الدِّمَاءَ وَ نَحْنُ نُسَبِّحُ بِحَمْدِكَ وَ نُقَدِّسُ لَكَ قَالَ إِنِّيْ أَعْلَمُ مَا لاَ تَعْلَمُوْنَ
    [30] Dan (ingatlah) tatkala Tuhan engkau berkata kepada Malaikat : Sesungguhnya Aku hendak menjadikan di bumi seorang khalifah. Berkata mereka : Apakah Engkau hendak menjadikan padanya orang yang merusak di dalam nya dan menumpahkan darah, padahal kami bertasbih dengan memuji Engkau dan memuliakan Engkau ? Dia berkata : Sesungguhnya Aku lebih mengetahui apa yang tidak kamu ketahui.
    ________________________________________
    وَ عَلَّمَ آدَمَ الْأَسْمَاءَ كُلَّهَا ثُمَّ عَرَضَهُمْ عَلَى الْمَلاَئِكَةِ فَقَالَ أَنْبِئُوْنِيْ بِأَسْمَاءِ هَؤُلاَءِ إِنْ كُنْتُمْ صَادِقِيْنَ
    (31) Dan telah diajarkanNya kepada Adam nama-nama semuanya, kemudian Dia kemukakan semua kepada Malaikat, lalu Dia berfirman : Beritakanlah kepadaKu nama-nama itu semua, jika adalah kamu makhluk-makhluk yang benar.
    ________________________________________
    قَالُوْا سُبْحَانَكَ لاَ عِلْمَ لَنَا إِلاَّ مَا عَلَّمْتَنَا إِنَّكَ أَنْتَ الْعَلِيْمُ الْحَكِيْمُ
    (32) Mereka menjawab: Maha Suci Engkau ! Tidak ada penge¬tahuanbagi kami. kecuali yang Engkau ajarkan kepada Kami. Karena sesungguhnya Engkau¬lah Yang Maha Tahu, lagi Maha Bijaksana.
    ________________________________________
    قَالَ يَا آدَمُ أَنبِئْهُمْ بِأَسْمَآئِهِمْ فَلَمَّا أَنْبَأَهُمْ بِأَسْمَآئِهِمْ قَالَ أَلَمْ أَقُلْ لَّكُمْ إِنِّيْ أَعْلَمُ غَيْبَ السَّمَاوَاتِ وَ الْأَرْضِ وَ أَعْلَمُ مَا تُبْدُوْنَ وَ مَا كُنْتُمْ تَكْتُمُوْنَ
    (33) Berkata Dia : Wahai Adam! beritahukanlah kepada mereka nama-nama itu semuanya! Maka tatkala telah diberi¬tahukannya kepada mereka nama-nama itu semua, berfirmanlah Dia : Bukankah telah Aku katakan k e p a d a kamu, bahwa sesungguh¬nya Aku lebih mengetahui rahasia semua langit dan bumi, dan lebih Aku ketahui apa yang kamu nyatakan dan apa yang kamu sembuyikan.
    Jadi kita bisa fahami makna ayat-ayat diatas dimana kita sebagai manusia memiliki keterbatasan pengetahuan atas kerahasiaan Allah.
    Mengenai perbuatan yang dilakukan oleh Allah ta'ala dan tidak diterangkan hikmahnya, maka secara asalnya manusia tidak berhak untuk bertanya, Allah ta'ala berfirman:
    لا يُسْأَلُ عَمَّا يَفْعَلُ وَهُمْ يُسْأَلُونَ (الأنبياء:٢٣
    Dia tidak ditanya tentang apa yang diperbuat-Nya dan merekalah yang akan ditanyai.
    Secara umum kita seharusnya berprasangka baik kepada Allah ta'ala, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:
    لَا يَمُوتَنَّ أَحَدُكُمْ إِلَّا وَهُوَ يُحْسِنُ بِاللهِ الظَّنَّ. أخرجه مسلم رقم 2877
    Janganlah salah seorang kalian meninggal kecuali dia dalam keadaan berprasangka baik kepada Allah.
    Seharusnya kita sibuk memikirkan apa yang kita perbuat, memikirkan dosa masa lampau supaya bisa segera bertaubat, memikirkan rencana yang lebih baik untuk masa sekarang dan masa yang akan datang. Sehingga bisa mencapai kebahagiaan di Dunia dan Akhirat. Kalau kita benar-benar memikirkan kebaikan untuk diri kita dan ummat, insyaalah pikiran kita tidak akan masuk ke dalam sesuatu yang bukan ranahnya

    BalasHapus
  6. BPK YONO ASAL MEDAN Yang kini menjadi pemilik beberapa Restoran ternama di Palemban mengatakan ”Saya dulu seperti orang gila, bahkan hendak bunuh diri, usaha saya ditipu sahabat karib dan membawa lari semua uang saya. Sayapun harus menanggung hutang supplier dari usaha kontraktor yang dibawa lari teman saya. Kesana kemari minta bantuan gak ada yang nolong. Bahkan saya sudah keliling Indonesia untuk mendapatkan atau mencari pinjaman dan dana gaib, tapi untung di ujung keputus asa’an saya bertemu dgn PAK HJ SUDARSONO yang dikenalkan oleh adik ipar saya, akhirnya bliau menawarkan bantuan Dana Gaib tanpa tumbal/resiko diawal ataupun akhir dan dari golongan putih.setelah persyaratanya dilengkapi dan ritual selesai, MENGEJUTKAN !!!, saya mendapatkan dana gaib sebesar 700jt dihadapan saya. BERMINAT !!! HUB PAK HJ SUDARSONO TLP / 085222836389=KAMI MEMBERIKAN BUKTI/ BUKAN JANJI, DAN MENJAMIN KEBERHASILAN ANDA. KLIK (#PESUGIHAN UANG GAIB#)
    ]

























    BPK YONO ASAL MEDAN Yang kini menjadi pemilik beberapa Restoran ternama di Palemban mengatakan ”Saya dulu seperti orang gila, bahkan hendak bunuh diri, usaha saya ditipu sahabat karib dan membawa lari semua uang saya. Sayapun harus menanggung hutang supplier dari usaha kontraktor yang dibawa lari teman saya. Kesana kemari minta bantuan gak ada yang nolong. Bahkan saya sudah keliling Indonesia untuk mendapatkan atau mencari pinjaman dan dana gaib, tapi untung di ujung keputus asa’an saya bertemu dgn PAK HJ SUDARSONO yang dikenalkan oleh adik ipar saya, akhirnya bliau menawarkan bantuan Dana Gaib tanpa tumbal/resiko diawal ataupun akhir dan dari golongan putih.setelah persyaratanya dilengkapi dan ritual selesai, MENGEJUTKAN !!!, saya mendapatkan dana gaib sebesar 700jt dihadapan saya. BERMINAT !!! HUB PAK HJ SUDARSONO TLP / 085222836389=KAMI MEMBERIKAN BUKTI/ BUKAN JANJI, DAN MENJAMIN KEBERHASILAN ANDA. KLIK (#PESUGIHAN UANG GAIB#)

    BalasHapus
  7. Kalo di pikir secara logika saya sependapat tuhan itu tidak adil menghilangkan ingatan kita dari perjanjian sebelumnya atau apalah sehingga kita menyetujui menjadi manusia. Dan lihatlah orang yang terlarhir dari agama yang berbeda2, mereka lebih merugi terlahir dari rahim agama yang salah, karena mereka lupa ingatan semenjak lahir dan apesnya lahir dari agama yang salah, sudah pasti mereka akan ikut agama orang tua mereka, biarpun agama itu salah mereka akan ikut agama orang tuanya, toh mereka hilang ingatan gak tau pa2 lagi, ya seperti kita di lahirkan dari rahim ibu kita pasti kan agan2 ini ikut agama orang tua. Ini pertanyaan yang sulit. Tetapi terlebih itu saya adalah muslim yang ta'at karena saya di lahirkan dari rahim muslim, semua sudah saya rangkum dalam hasil pembicaraan dengan semua agama dan wawasan sehari-hari bahwa islam,kristen,hindu itu sama, ialah semua agama itu yang benar hanya katena lamanya umur dunia ini sehingga dari satu kepercayaan menjadi terbagi2 seperti 3 agama itu. Dan yg saya pilih adala islam, bukan berarti kristen dan hindu itu salah, semua benar hanya islam lebih saya yakini karena dengan Alasan, dewa adalah malaikat dewa apapun adalah rossul/ utusan tuhan, seringnya dewa turun ke bumi untuk membenarkan manusia adalah sangat baik tetapi yang terjadi manusia malah menyembah dewa yang saya sebut malaikat atau rosull, di gantilah yesus yang saya sebuat dan saya agungkan yaitu nabi isa saw. Ia adalah suci semua orang wajib mengikuti ajarannya karena yesus/ nabi isa adalah ajaran yg benar dia adalah anak tuhan yg sekarang umat muslim menyebutnya adala utusan allah, yesus tidak salah berkata mungkin benar ialah anak tuhan tetapi bukan berarti anak yg di lahirkan seperti yg kita sebut sekarang dari bapak dan ibu, mungkin saja yg di jaman dahulu bahasanya saja berbeda nama anak dan utusan cuma intinya itu sama dia adalah titisan dari langit untuk mendatangkan kebaikan bagi manusi untuk jalan yg benar, seiringnya waktu manusia salah jalur lagi munhkin sakinh lamanya waktu beribu2 tahun sehingga sedikit demi sedikit bergeserlah dia ajaran2 agama itu sendiri, di turunkan lagi anak allah yaitu nabi muhamad yg kami cintai, tapi kali ini nabi muhamad munhkin di perintahkan meluruskan kembali ajaran agama yg benar. Mungkin jaman nabi muhamad lebih agak moderen y jadi bahasa agak berubah gitu gak di sebut anak tuhan melainkan nabi atau rosull atau utusan. Percayalah semua agama itu benar semua agama yg ada mengarahkan kita untuk kebaikan kan, hanyaa saja saking lamanya watu bumi ini manusia yg tau ajaran2 sebelumnya sudah pada meninggal jadi di ganti dengan anak cucu cicit sampai sekarang sudah pastilah bergeser sedikit demi sedikit , bahakan yg tadinya 1 ajaran yg benar menjadi banyak aga hingga sekarang saking lamanya waktu menjadi berubah gara2 sedikit lebihnya ucapan manusia. Nah itulah jawaban logika dari saya jadi jika anda ingin memilih agama dengan cara logika carilah unsur dari awal cerita kelahiran manusia hinga sampai tahun sekarang, islam adalah agama terakhir jadi saya anutlah islam karena agama terakhir sudah pasti ini adalah agama revolution, karena menurut saya semua agama itu benar dari 1 ajaran yg bener terbelah menjadi ajaran2 lainnya yg di sebut agama. Jadi percayailah agama mana yg menurut anda benar, dan ketika anda percaya pada suatu agama barulah pelajari kedalaman dan semua aturan agama itu sendiri. Toh semua agama itu benar pada intinya, gak ada ruginya jika kita taat dan mematuhi seluruh kepercayaan dan aturan agama yg kita anut. Terima kasih

    BalasHapus

Artikel Ini Bagus (Good) atau Jelek (Bad)? Please Comment here