BUNUH DIRI Isra' Mi'radj PasangIklanGratis Hijriyah vs Masehi Muhammad dan Anemogamy PasangIklanGratis Alam Semesta Terbatas PasangIklanGratis

Siapa Otak Teror Bom? Apa Motif nya?

DEPOK - Hingga kini kepolisian belum bisa menyebutkan identitas pelaku ataupun dalang serta motif rangkaian teror bom buku yang terjadi di tiga lokasi di Jakarta kemarin. Siapa sebenarnya otak teror bom kali ini? apa Motif mereka?

Kriminolog Universitas Indonesia (UI) Adrianus Meliala menduga teror bom dilakukan oleh kelompok jaringan teroris yang lebih kecil.

Hal itu, kata Adrianus, terlihat dari jaringan pengirim bom buku yang cenderung menggunakan biaya yang lebih kecil daripada kelompok dengan jaringan yang besar.

Adrianus menjelaskan saat ini kelompok teroris khususnya Jamaah Islamiah (JI) sudah diacak-acak oleh polisi terkait dari segi Sumber Daya Manusia (SDM), serta secara finansial, aliran dana teroris juga sudah diputus oleh Pusat Pelaporan Analisis dan Transaksi Keuangan (PPATK).

"Biaya kecil, ini kelompok kecil tak punya pembiayaaan yang bagus, selanjutnya akan masuk pada fase kedua yakni menarik simpati, duit akan masuk, dan JI sedang pada posisi ini, tergerak betul pada SDM hancur oleh polisi, duit diputus oleh PPATK, apa dia (JI) dibalik ini? Saya juga belum tahu," tegasnya kepada wartawan di Kampus UI Depok, Rabu (16/3/2011).

Adrianus juga menambahkan bahwa Indonesia juga harus berterimakasih kepada presiden Amerika Serikat Barrack Obama yang membuat trend sasaran teroris kini tak lagi ke aset-aset asing dan sekutunya. Namun justru, bumerangnya sasaran ditujukan di dalam negeri.

"Kita lihat satu per satu agak susah ya, kalau kita lihat BNN saya lihat Goris, Japto juga masyarakat sipil, Obama awalnya amat pro Islam, jadi teroris kehilangan target enemy, tidak di luar tapi di dalam, teror berbeda dari sebelumnya," jelasnya.

Adrianus juga mengatakan bahwa pelaku peledak bom biasa dilakukan oleh kelompok psikopat. Mereka, kata dia, akan tertawa lepas saat bom meledak.

"Pelakunya biasanya kalau di negara-negara Amerika atau Rusia dia lagi, dia lagi, pas buka dia senang nikmati dan akan ketawa luar biasa," tandasnya.

Related Post / Artikel Terkait:



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Artikel Ini Bagus (Good) atau Jelek (Bad)? Please Comment here