Laman

Kenapa Nabi Muhammad Diperintah untuk Iqro’

quran iqro



Kenapa Nabi Muhammad diperintah untuk Iqro’ ? Apakah sama dengan anak anak TPA yang belajar mengeja huruf-huruf al Quran? Faktanya saat itu Quran baru saja akan diwahyukan, jadi belum berwujud mushaf atau buku seperti sekarang. Jika demikian saat itu Nabiyullah Muhammad diperintah iqro itu maksudnya membaca apa? Berikut penjelasannya



Mekanisme Iqro


mekanisme iqro

Manusia diciptakan lengkap dengan *pendengaran*, *penglihatan* dan *qolbun* _akal-fikiran_


Data audio- visual yang diperoleh melalui pendengaran dan penglihatan oleh *qolbun* _akal-fikiran_ ini akan diproses menjadi informasi kemudian disimpan sebagai ilmu. Mekanisme mendengar melihat kemudian memahami dengan menggunakan qolbun akal fikiran inilah yang sering kita sebut dengan istilah *Iqro*


Jadi makna *Iqro* lebih luas dari sekedar _melihat teks kemudian membunyikannya_ . Termasuk dalam pengertian *iqro* adalah mengucapkan kembali ayat yang sudah didengar atau dihafalnya.


Konteks Iqro yang disampaikan Jibril di gua Hira



Dalam konteks penyampaian wahyu Quran oleh Jibril kepada Muhammad di gua _Hira_ , ada yang berpendapat bahwa yang dimaksud *iqro* adalah membaca dan memahami kondisi masyarakat _jahiliyyah_ Mekah saat itu, membaca memahami alam semesta, atau membaca segala fenomena yang terjadi di lingkungan sekitar.

Yang lain berpendapat bahwa *iqro* dalam kasus ini berarti perintah untuk memperhatikan, memahami dan melafalkan ayat-ayat Quran yang akan diajarkan Jibril kepada Muhammad


_(ctt: wahyu/ayat-ayat Quran disampaikan oleh Jibril kepada Muhammad secara lisan, bukan berupa teks)_


Namun demikian pengertian *Iqro* meliputi kedua pendapat itu karena *iqro* berarti membaca ayat-ayat baik yang berupa ayat _qouliyyah_ (Quran) maupun ayat _kauniyyah_ (fenomena alam)


Jadi ketika Jibril mengucapkan *Iqro* , sejatinya dia tengah menyampaikan perintah Allah kepada Muhammad untuk mengfungsikan pendengaran, penglihatan, dan kalbu akal fikirannya untuk memperhatikan dengan seksama ayat-ayat Allah, baik ayat-ayat (tanda-tanda) yang berupa fenomena alam, maupun ayat-ayat yang berupa bacaan (Quran) yang akan diwahyukan kepadanya.


_“Wahai Muhammad, bacalah keadaanmu, kondisi sekitarmu, dan bacalah ayat ayat Quran yang akan diwahyukan kepadamu”_ 


demikian kira-kira keseluruhan makna yang terkandung dalam perintah *Iqro*

3 komentar:

  1. Very interesting blog. A lot of blogs I see these days don't really provide anything that attract others, but I'm most definitely interested in this one. Just thought that I would post and let you know.

    BalasHapus
  2. It is good to see posts that give truly quality information. Your tips are extremely valuable. Thanks a lot for writing this post and sharing it. Keep blogging.

    BalasHapus
  3. Awesome work.Just wanted to drop a comment and say I am new to your blog and really like what I am reading.Thanks for the share

    BalasHapus

Artikel Ini Bagus (Good) atau Jelek (Bad)? Please Comment here